Karena merasa banyak ketidakcocokan, sebelum genap 2 tahun usia perkawinan Ryan dan Yenni, mereka telah mengakhiri perkawinannya dengan bercerai. Berbagai upaya yang dilakukan kedua orang tua mereka agar perceraian itu batal sia-sia. Mereka tetap kukuh dengan keputusannya.
Walaupun mereka telah lama saling kenal dan berpacaran sejak kuliah dulu, Ryan dan Yenni adalah pasangan muda yang sama-sama masih labil dan mudah terbawa emosi. Ryan sendiri adalah seorang pegawai negeri di sebuah instansi pemerintah daerah yang memiliki karir dan masa depan yang cerah. Begitu pula Yenni yang bekerja sebagai karyawati di sebuah bank BUMN di kota itu.
Orang tua Ryan adalah pengusaha yang sukses, begitu juga Yenni, ayahnya seorang pejabat teras di lingkungan pemerintahan daerah itu. Mereka terbiasa hidup sebagaimana lingkungan kelasnya yang kelas menengah atas, yang serba ada dan bisa dalam hal material maupun moril.